Jalan Poros Hancur Bertahun-tahun..!!!. Lima Kepala Desa di Kecamatan Palas Mengadu ke Camat

Mediarakyatmerdeka.com, Lampung Selatan – Senin 09/10/2023, Jalan poros penghubung lima Desa di Kecamatan Palas wilayah barat bobrok dan rusak parah selama bertahun tahun, hal ini menyebab kan masyarakat mengecam dan menekan Kepala Desa agar segera mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atau pihak terkait agar segera membangun jalan tersebut.

Dalam suatu acara MusrenbangDes di Desa Bumi Asih, Poniran yang menjabat sebagai Kepala Desa memanfaat kan nya untuk menyampaikan keluhan masyarakat nya langsung kepada Camat Kecamatan Palas, karena begitu banyak nya desakan dari pihak masyarakat yang sudah bosan menunggu di bangun nya jalan poros tersebut.

Dalam sambutan Poniran di depan Camat beserta jajaran nya menyampaikan serta menanyakan perihal usulan usulan nya beberapa tahun yang lalu yang tidak kunjung terealisasi, sehingga di kesempatan MusrenbangDes tahun ini mempertanyakan kembali usulan tersebut.

Masih dalam kesempatan itu pula beliau merasa sangat tertekan, sekaligus perihatin dengan kondisi jalan tersebut, yang rusak parah dan sering mengakibat kan kecelakaan bagi penguna jalan tersebut, dan jalan ini adalah jalan utama aktivitas bagi warga terang nya, sehingga beliau berharap agar sesegera mungkin jalan tersebut di bangun secepat nya, “tambah nya”

Sementara itu tatkala awak Mediarakyatmerdeka.com meninjau langsung ke lokasi serta melewati jalan tersebut merasa sangat tidak nyaman serta merasa takut mengigat banyak nya lobang serta terlihat kerusakan yang sangat masif dan hampir 90% rusak parah dan sangat memungkin kan menyebab kan laka lantas.

Hal serupa juga di sampaikan salah seorang penguna jalan Nurohman ( 40 ) bahwa jalan tersebut sudah sering kali terjadi kecelakaan apa lagi ketika musim penghujan datang di karenakan jalan tersebut sangat licin dan banyak genangan air di mana mana, “tutur nya”.

Masih kats beliau, sebenar nya jalan tersebut pernah di timbun pada tahun 2022 secara mandiri dan inisiatif dari lima Kepala Desa, di karenakan kekawatiran nya akan keselamatan warga nya sebelum menutup pembicaraan nya.

Pewarta : M.m.dien#

Pos terkait