Gaji Perangkat Desa Palas Jaya Diduga Ditahan Kades, Dana BUMDES Rp 100 Juta Juga Jadi Misteri

MRM, LAMPUNG SELATAN – Kepemimpinan Kepala Desa Palas Jaya, Sugiarto alias Tutur, kembali menjadi sorotan tajam. Pasalnya, sebanyak 10 perangkat desa setempat mengaku masih memiliki piutang gaji yang tak kunjung dibayarkan sejak tahun 2025.

Menurut pengakuan salah seorang perangkat desa yang minta dirahasiakan identitasnya, masing-masing perangkat desa masih menyisakan tunggakan gaji sebesar Rp 1,5 juta. Jika ditotal, uang yang diduga tertahan di tangan Kades mencapai Rp 15 juta.

“Tahun lalu sempat kami demo dan dibayar sebagian, tapi sisanya Rp 1,5 juta per orang sampai sekarang tahun 2026 belum juga dibayarkan. Kami hanya diminta sabar terus,” ungkapnya kepada awak media, Senin (13/4/2026).

Tak hanya persoalan gaji, sang Kades juga diterpa isu miring terkait pengelolaan Dana Desa (DD) tahap awal tahun 2025. Dana ketahanan pangan sebesar 20 persen atau sekitar Rp 100 juta yang seharusnya diserahkan ke BUMDES diduga ditarik tanpa melalui mekanisme musyawarah dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Dana itu wajib diserahkan ke BUMDES, tetapi diduga tidak dilakukan oleh Kades. Ini menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat,” tambah sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Palas Jaya, Sugiarto, belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak membuahkan respons, sementara saat ditemui di kantor maupun kediamannya, yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat.

Persoalan ini diharapkan segera mendapat perhatian dari pihak Kecamatan Palas maupun Dinas PMD Lampung Selatan agar tidak menghambat roda pemerintahan di desa tersebut.

( Efan )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *